Goshitel, Apartemen Kecil yang Luasnya Tidak Lebih Dari 5 meter.

11

Goshiwon atau Goshitel adalah tempat tinggal murah yang dapat ditemukan di Korea, biasanya digunakan oleh pelajar yang ingin mencari akomodasi sementara sambil mempersiapkan ujian negara dan tes PNS (dikenal sebagai Goshi di Korea). Apartemen seperti ini mirip dengan asrama karena mereka terdiri dari ruang pribadi yang sangat kecil serta daerah kamar mandi dan dapur yang menyatu.

Goshitel_3

Apartemen Goshitel biasanya terdiri dari kamar yang sangat kecil yang luasnya kurang dari lima meter persegi

Karena harga rumah naik di Seoul, goshiwon telah berkembang untuk mencari klien dalam jangkauan lebih luas. Beberapa diantaranya lebih bersih, luas, dan bahkan “minimalis” – sebuah sebutan halus untuk ruangan kecil – dan mengklaim sebuah nama ironis goshitel (goshiwon + hotel) sehingga tidak hanya siswa, tapi juga para pekerja dengan upah yang minim mulai menetap disitu.

Goshitel_9

Beberapa kamar hampir tidak memiliki ruang untuk bergerak

Menurut Badan Pengelolaan Keamanan Nasional (sekarang berganti ke Kementerian Keamanan Publik dan Keamanan), ada sekitar 11.457 goshitel yang terdaftar di Korea Selatan pada tahun 2014, 6158 diantaranya dari Seoul. Karena terdapat pendirian ilegal, jumlah nya pasti lebih besar, dan orang yang tinggal di goshitel mungkin sepuluh sampai dua puluh kali lipat angka itu.

Mereka yang berakhir tinggal di goshitel mengalami kesulitan keuangan dan disingkirkan oleh masyarakat, secara fisik dan psikologis. Pada 2015, seorang wanita berusia 20 tahunan ditemukan tewas di sebuah goshitel kira-kira dua minggu setelah kematiannya. Dia bekerja dengan anak-anak sebagai terapi bicara; dilaporkan bahwa ia telah mengalami kesulitan ekonomi dan kekurangan gizi yang mungkin menjadi penyebab kematiannya.

Fotografer Sim Kyudong, menghabiskan 10 bulan tinggal di sebuah goshitel di Sillim-dong, sebuah daerah di pinggiran Seoul dikenal karena jumlah yang tinggi dari siswa dan pekerja migran. Selama ini, ia menangkap cerita dari orang-orang yang tinggal di sana, termasuk dirinya sendiri.

Goshitel_1-768x620

Seorang pria di sebuah ruangan kecil Goshitel di Seoul.

“Pada awalnya, saya punya ide yang jelas bahwa saya datang ke sini untuk mengambil gambar dan bahwa saya berbeda dari semua penghuni lainnya. Tapi tinggal di sana dan berteman dengan para penghuni, aku merasa seperti aku adalah salah satu dari mereka. Suatu malam terjadi perkelahian antara penghuni dan polisi datang. saya terkejut ketika seorang petugas sekitar usia saya melihat saya. Di matanya, saya tidak berbeda. “

“Orang-orang dengan cara – biasa, orang kelas menengah, juga – tidak benar-benar mengerti bahwa mereka berakhir di goshitel karena mereka tidak memiliki pilihan lain. Saya pikir saya harus menceritakan kisah itu,” kata Sim.

Goshitel_7

Karena meningkatnya suhu di musim panas, penghuni membiarkan pintu mereka sedikit terbuka di lorong kecil

Goshitel_10

Beberapa penghuni bahkan tidur di atap bangunan, menghindari suhu musim panas yang sangat mencekam di dalam ruangan

Meskipun tinggal di goshitel, Sim menderita depresi dan pada satu titik berhenti peduli tentang kebersihan nya. Sekarang kembali di kampung halamannya, Gangneung, di pantai timur Korea Selatan, Sim membuat upaya sadar untuk menempatkan dirinya dalam suasana hati yang lebih baik dan mengurus dirinya sendiri dengan menonton acara komedi dan makan lebih baik. Ketika ditanya apa yang bisa dilakukan tentang goshitel dan para penghuni nya, jawabannya sangat sederhana, tapi jelas.

“Kesejahteraan dan jaring keamanan sosial. Sebelumnya, saya cukup konservatif dan tidak berempati dengan orang-orang tunawisma ataupun miskin. Tapi tinggal di goshitel telah mengubah persepsi saya dan berpikir sepenuhnya. Ada orang yang tidak dapat membantu itu. Kisah-kisah mereka terlalu rumit untuk diabaikan.”

Goshitel_5

Goshitel_11

Pemandangan dari jendela Goshitel

 

Source : koreaexpose
Translation by SHINLEE KRYSTALIZED
Advertisements

Comment Box.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s